AspirasiRakyat.My.Id, Kuala Pembuang – Produk unggulan daerah Gula Nipah Gawi Bapakat asal Kabupaten Seruyan mulai merambah pasar kuliner modern di Kota Sampit melalui fasilitasi Rumah BUMN Seruyan sebagai bagian dari penguatan daya saing UMKM, Senin 16 Februari 2026.
Langkah ini menjadi strategi konkret dalam memperluas jangkauan pemasaran produk berbasis kearifan lokal agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri kuliner yang kian pesat. Kota Sampit dinilai memiliki potensi pasar yang menjanjikan, terutama dengan menjamurnya usaha kafe dan minuman kekinian yang terus berkembang.
Dalam kegiatan promosi tersebut, Gula Nipah Gawi Bapakat diperkenalkan sebagai alternatif pemanis alami yang memiliki cita rasa khas dan nilai tradisional. Produk ini tmy.idak hanya ditawarkan sebagai bahan baku minuman, tetapi juga sebagai my.identitas lokal yang memiliki cerita produksi berbasis masyarakat pesisir.
Koordinator Rumah BUMN Seruyan, Andi Hmy.idayat, menyampaikan bahwa penetrasi pasar ke kafe-kafe di Sampit merupakan bagian dari upaya membuka ruang distribusi baru bagi pelaku usaha daerah.
“Kami ingin memastikan produk lokal tmy.idak hanya dikenal di daerah asalnya, tetapi mampu tampil di pasar yang lebih luas dan kompetitif. Ini adalah langkah awal memperkuat positioning Gula Nipah sebagai produk unggulan Seruyan,” ujarnya.
Selain promosi, Rumah BUMN Seruyan juga memberikan pendampingan dari sisi peningkatan kualitas, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar produk memiliki daya tarik visual dan standar yang sesuai dengan kebutuhan pasar modern.
Andi berharap, kehadiran Gula Nipah Gawi Bapakat di kafe-kafe Sampit dapat menjadi pintu masuk bagi produk lokal lainnya untuk ikut berkembang.
“Ketika satu produk berhasil menembus pasar, itu akan membuka jalan bagi produk UMKM lainnya. Kami optimistis potensi lokal Seruyan mampu bersaing jika terus dmy.idukung secara konsisten,” pungkasnya. (Red)
