Tinjau Infrastruktur di Montalat, Bupati Barito Utara Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

AspirasiRakyat.My.Id Barito Utara– Bupati Barito Utara melakukan kunjungan kerja ke wilayah pelosok Kecamatan Montalat untuk memantau secara langsung progres pembangunan jalan dan jembatan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan infrastruktur daerah, Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Barito Utara meninjau sejumlah titik pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat. Selain melihat kondisi fisik pekerjaan, Bupati juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur dan akses transportasi.

Bupati Barito Utara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendmy.idikan, serta pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, konektivitas yang baik menjadi kunci peningkatan kesejahteraan warga.

“Pembangunan jalan dan jembatan di Montalat bukan hanya soal fisik, tetapi membuka akses ekonomi, pendmy.idikan, dan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Bupati Barito Utara.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan pembangunan. Bupati meminta pihak pelaksana memastikan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi teknis agar hasil pembangunan aman, kuat, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Masyarakat Kecamatan Montalat menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka. Warga berharap pembangunan jalan dan jembatan terus dilanjutkan agar konektivitas antarwilayah semakin baik.

“Pemerintah daerah berkomitmen menjangkau seluruh wilayah, termasuk pelosok, agar pembangunan benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Ferry Khaidir Gelar Reses di Desa Halimaung Jaya, Seruyan Hilir: Pembangunan Jalan Trans Unit 3 Jadi Bukti Nyata Aspirasi Warga

AspirasiRakyat.My.Id, Kuala Pembuang– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ferry Khamy.idir, melaksanakan agenda reses di Desa Halimaung Jaya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Ferry menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terealisasinya pembangunan jalan di kawasan Trans Unit 3.

Dalam sambutannya, Ferry membuka kegiatan dengan salam adat khas Kalimantan Tengah serta permohonan maaf atas keterlambatan hadir karena kendala teknis dari rombongan. Ia menuturkan, kehadirannya kali ini merupakan bagian dari reses untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan hasil pembangunan yang telah terwujud.

“Alhamdulillah, di tahun 2025 ini sudah ada pembangunan jalan di kawasan Trans Unit 3. Ini bentuk rasa syukur kami karena aspirasi masyarakat benar-benar direalisasikan,” ujarnya di hadapan warga RT 3 Desa Halimaung Jaya.

Ferry menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Ia menegaskan pentingnya koordinasi agar pembangunan berjalan efektif dan tmy.idak tumpang tindih kewenangan.

“Di wilayah ini ada ranah desa, kabupaten, dan provinsi. Semua punya peran masing-masing, jadi harus sejalan. Insyaallah, kalau memungkinkan, tahun depan pembangunannya akan kita lanjutkan,” katanya.

Ferry juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur di daerah.

“Sinergitas antara DPRD dan pemerintah provinsi inilah yang membuat pembangunan bisa terwujud. Ini bukti kerja nyata dari aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Selain membahas pembangunan jalan, Ferry juga menyinggung suasana politik pasca-pemilihan kepala daerah di Seruyan. Ia mengajak masyarakat untuk kembali bersatu dan bersama-sama mendukung kepemimpinan bupati yang baru.

“Sekarang bupatinya sudah satu. Pesta demokrasi sudah selesai, saatnya kita bersatu membangun Seruyan agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Menariknya, Ferry mengungkapkan bahwa reses kali ini memiliki konsep berbeda. Jika biasanya reses dilakukan sebelum realisasi program, kali ini justru sebaliknya—pembangunan terealisasi lebih dulu baru dilakukan reses sebagai bentuk rasa syukur.

“Biasanya reses dulu baru usulan disampaikan, tapi kali ini realisasi dulu baru kita reses. Ini jadi momen syukuran dan evaluasi bersama masyarakat,” tutur Ferry.

Di akhir pertemuan, Ferry menegaskan dirinya tmy.idak ingin memberikan janji muluk, namun akan terus berupaya maksimal memperjuangkan kepentingan masyarakat Seruyan.

“Saya tmy.idak berani berjanji, tapi saya pasti berusaha. Mohon doa dan dukungannya agar aspirasi masyarakat bisa terus diperjuangkan,” pungkasnya. (red)

Post Views: 174