100 Hari Kerja, Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Fokus Jalankan Program Prioritas Daerah

AspirasiRakyat.My.Id, Barito Utara– Memasuki 100 hari kerja pertama, Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara menunjukkan komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan dengan memfokuskan pelaksanaan program prioritas dan unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Selasa, 20 Januari 2026.

Sejak dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara langsung melakukan konsolmy.idasi internal pemerintahan, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan searah dengan visi dan misi daerah.

Bupati Barito Utara mengatakan, 100 hari kerja menjadi fondasi awal untuk membangun pemerintahan yang solmy.id dan responsif. Ia menegaskan pentingnya kerja cepat dan terukur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Seratus hari kerja ini kami jadikan langkah awal untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan program prioritas benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam bmy.idang pelayanan publik, pemerintah daerah melakukan pembenahan layanan administrasi kependudukan, perizinan, serta pelayanan dasar agar lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Selain itu, peningkatan disiplin aparatur serta optimalisasi kinerja ASN juga menjadi perhatian utama.

“Pelayanan publik harus terus ditingkatkan, baik dari sisi kecepatan, ketepatan, maupun sikap aparatur dalam melayani masyarakat,” kata Bupati.

Pada sektor infrastruktur, program 100 hari kerja difokuskan pada percepatan perbaikan jalan, jembatan, serta sarana pendukung transportasi, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil guna meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan pendmy.idikan dan kesehatan juga menjadi prioritas, termasuk penguatan pelayanan puskesmas, pemerataan tenaga pendmy.idik dan tenaga kesehatan, serta peningkatan sarana pendukung.

“Kami terus melakukan evaluasi agar setiap program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Red)

Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Lancar, Polsek Seruyan Hilir Tanam Jagung di Lahan Satu Hektar

AspirasiRakyat.My.Id, Kuala Pembuang– Polsek Seruyan Hilir terus mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melakukan penanaman jagung di lahan satu hektar milik Pemerintah Desa Bangun Harja. Penanaman ini menjadi langkah nyata Polri dalam memastikan program nasional tersebut berjalan baik dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Penanaman susulan dilakukan setelah sebagian bibit jagung sebelumnya tmy.idak tumbuh dan gagal berkembang. Untuk memaksimalkan hasil, proses penanaman dilakukan secara manual dengan menggunakan bibit jagung Hibrmy.ida Bisi 18 F1 yang dikenal unggul dan berproduktivitas tinggi.

“Penanaman jagung dilakukan secara manual untuk memastikan hasil panen lebih optimal. Bibit yang digunakan adalah Hibrmy.ida Bisi 18 F1 yang kualitasnya sudah terbukti,” ujarnya, Rabu (3/12).

Kapolsek Seruyan Hilir, Iptu Pramono, menjelaskan bahwa lahan seluas tiga hektar milik Bumdes Bangun Harja saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik, meski terdapat tantangan berupa kondisi tanah yang licin dan lembek pada saat curah hujan tinggi.

“Dalam upaya memastikan jagung tumbuh dengan baik, kami melakukan antisipasi menggunakan pestismy.ida Furadan sebagai pengendali hama akar seperti penggerek batang dan uret,” jelasnya.

Polsek Seruyan Hilir berharap penanaman jagung ini dapat berkelanjutan dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bangun Harja.

“Kegiatan ini mendapat dukungan berbagai pihak. Lahan seluas tiga hektar ini ditargetkan menjadi sentra penanaman jagung yang produktif dan berkesinambungan bagi masyarakat desa,” pungkasnya. (Red)

Kepala Suku Biak dan Polisi Adat Kompak Dukung Penguatan Kelembagaan Adat di Era Prabowo

 

SORONG — Sejumlah tokoh adat dan pemuda Papua Barat Daya menyampaikan pernyataan resmi dukungan terhadap program penguatan kelembagaan adat yang tengah digalakkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Kepala Suku Biak Papua Barat Daya, Hengky Korwa, bersama Komandan Polisi Adat Biak, Heri Koranu, dan Ketua Pemuda Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan komitmen masyarakat adat Biak untuk bersinergi dengan pemerintah dalam upaya pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat peran lembaga adat di Tanah Papua.

“Kami sebagai masyarakat Biak mendukung penuh program penguatan kelembagaan adat dalam rangka menyukseskan visi dan misi Presiden Prabowo di Tanah Tapuan. Atas nama masyarakat adat, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden. Kami berharap ke depan terjalin kerja sama yang semakin baik antara pemerintah dan seluruh masyarakat adat di Papua Barat Daya,” ujar Kepala Suku Biak, Hengky Korwa.

Komandan Polisi Adat Biak, Heri Koranu, menambahkan bahwa masyarakat adat siap menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan dalam setiap proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tidak ada perbedaan di antara kita. Kita adalah satu, kita berjalan bersama-sama untuk masa depan Papua Barat Daya yang lebih maju,” tegas Heri Koranu.

Sementara itu, Ketua Pemuda Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan bahwa generasi muda siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mensukseskan program-program nasional, terutama yang menyentuh masyarakat adat dan kampung-kampung.

Pernyataan bersama ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat adat Biak dan berbagai tokoh lokal siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menciptakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta tetap menjaga nilai budaya dan tradisi masyarakat. 

Laporan Yeri Yoom

Kepala Suku Biak dan Tokoh Adat Papua Barat Daya Sampaikan Dukungan untuk Program Presiden Prabowo

SORONG — Sejumlah tokoh adat dan pemuda Papua Barat Daya menyampaikan pernyataan resmi dukungan terhadap program penguatan kelembagaan adat yang tengah digalakkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Kepala Suku Biak Papua Barat Daya, Hengky Korwa, bersama Komandan Polisi Adat Biak, Heri Koranu, dan Ketua Pemuda Provinsi Papua Barat Daya.

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan komitmen masyarakat adat Biak untuk bersinergi dengan pemerintah dalam upaya pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta memperkuat peran lembaga adat di Tanah Papua.

“Kami sebagai masyarakat Biak mendukung penuh program penguatan kelembagaan adat dalam rangka menyukseskan visi dan misi Presiden Prabowo di Tanah Tapuan. Atas nama masyarakat adat, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden. Kami berharap ke depan terjalin kerja sama yang semakin baik antara pemerintah dan seluruh masyarakat adat di Papua Barat Daya,” ujar Kepala Suku Biak, Hengky Korwa.

Komandan Polisi Adat Biak, Heri Koranu, menambahkan bahwa masyarakat adat siap menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan dalam setiap proses pembangunan. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tidak ada perbedaan di antara kita. Kita adalah satu, kita berjalan bersama-sama untuk masa depan Papua Barat Daya yang lebih maju,” tegas Heri Koranu.

Sementara itu, Ketua Pemuda Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan bahwa generasi muda siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mensukseskan program-program nasional, terutama yang menyentuh masyarakat adat dan kampung-kampung.

Pernyataan bersama ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat adat Biak dan berbagai tokoh lokal siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk menciptakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta tetap menjaga nilai budaya dan tradisi masyarakat. 

Laporan Yeri Yoom