Warga Miskin Terpinggirkan, Kadis Dinsos Jeneponto Bungkam: FAMI Desak Audit Total


Jeneponto — Penyaluran Bantuan BAPAN dan BLT di Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto diduga menyimpang dari tujuan utama bantuan sosial. Fakta di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan serius, di mana warga yang tergolong tidak mampu justru tidak tersentuh bantuan, sementara warga yang dinilai masih mampu malah menerima bantuan negara.

Kondisi ini menuai kecaman keras dari Dewan Pimpinan Nasional Federasi Advokat Muda Indonesia (DPN FAMI). Melalui Adv. Muhammad Iqbal, S.H., M.H., Koordinator Wilayah Sulawesi Bidang Advokasi, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, FAMI secara terbuka menuding lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola pendataan sebagai akar persoalan, serta mendesak Inspektorat Kabupaten Jeneponto segera turun tangan secara nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

FAMI mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi langsung kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas nasib warga miskin yang terabaikan. Meski memahami keterbatasan kewenangan dan tidak ingin melanggar regulasi yang berlaku, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Perum Bulog dan pihak terkait lainnya.

Ironisnya, DPN FAMI Melakukan upaya koordinasi juga telah dilakukan kepada Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, namun kepala dinas yang dihubungi tidak memberikan respons sama sekali. Sikap ini dinilai mencerminkan ketiadaan empati dan rendahnya sense of urgency terhadap persoalan mendasar yang menyangkut hak hidup masyarakat miskin.

Adv. Muhammad Iqbal menyampaikan pernyataan bernada keras atas kondisi tersebut.

Yang menyedihkan, warga yang benar-benar tidak mampu justru tidak menerima bantuan, sementara yang masih mampu malah menikmati bantuan negara. Ini ada apa sebenarnya?

Kalau ini dibiarkan, maka bantuan sosial hanya akan menjadi simbol tanpa keadilan,” tegasnya.

FAMI menilai dugaan salah sasaran ini bukan lagi kesalahan teknis, melainkan alarm keras adanya pembiaran sistemik. Oleh karena itu, FAMI menuntut Inspektorat Kabupaten Jeneponto melakukan audit menyeluruh, transparan, dan independen, serta berani merekomendasikan sanksi tegas hingga langkah hukum jika ditemukan pelanggaran.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik yang mencederai rasa keadilan. Bantuan sosial adalah hak rakyat miskin, bukan ruang kompromi kepentingan,” pungkas Iqbal.

 Atas Nama Rakyat Miskin Indonesia yang di Telantarkan Negara Kami akan melakukan persiapan Upaya Hukum Guna Agar Warga Tersebut mendapatkan Haknya

POSBAKUM PRANAJA SULSEL RESMI MASUK PN MAKALE, AKSES BANTUAN HUKUM WARGA TANA TORAJA KIAN TERBUKA

Makale – Kabar baik bagi masyarakat pencari keadilan di Tana Toraja dan Toraja Utara. POS Bantuan Hukum (POSBAKUM) Pranaja Sulawesi Selatan resmi menjadi mitra Pengadilan Negeri Makale, membuka lembaran baru dalam penguatan akses bantuan hukum bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Peristiwa penting ini berlangsung di Aula Pongtiku Pengadilan Negeri Makale, ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pos Bantuan Hukum (Posbakum) antara Pengadilan Negeri Makale dan POSBAKUM Pranaja Sulsel, yang diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Negeri Makale.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Makale beserta jajaran, Direktur POSBAKUM Pranaja Sulsel, para advokat, serta paralegal. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan keseriusan kedua belah pihak dalam memperkuat pelayanan hukum yang berkeadilan.

Direktur POSBAKUM Pranaja Sulawesi Selatan, Silas Tawang, menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menghadirkan hukum yang berpihak kepada masyarakat.

“Setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum. POSBAKUM Pranaja hadir untuk memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan hak hukumnya hanya karena keterbatasan ekonomi atau pengetahuan hukum,” tegas Silas Tawang.

Menurutnya, melalui kerja sama ini POSBAKUM Pranaja akan memberikan konsultasi hukum, pendampingan perkara, hingga bantuan hukum secara profesional dan berintegritas, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pihak Pengadilan Negeri Makale menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap Posbakum ini dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi para pencari keadilan, terutama dalam membantu masyarakat memahami prosedur hukum dan memperoleh perlindungan hak secara maksimal.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam memperkuat peran lembaga peradilan sebagai rumah keadilan yang terbuka dan inklusif. Dengan hadirnya POSBAKUM Pranaja Sulsel di PN Makale, masyarakat Tana Toraja dan Toraja Utara kini memiliki akses bantuan hukum yang lebih dekat, cepat, dan terpercaya.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir di tengah masyarakat melalui layanan hukum yang adil, transparan, dan manusiawi. Red

Dankodaeral XII TNI AL Tinjau Lanal Kumai, Dorong Prajurit Hadirkan Manfaat Nyata bagi Warga

AspirasiRakyat.My.Id, Kuala Pembuang – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XII Pontianak, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR, melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (26/9/2025).

Kedatangan Dankodaeral XII bersama Ketua Daerah Kodaeral (KDK) XII Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Ani Sawa, dan jajaran pejabat utama disambut langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Suyanto, S.H., M.H., serta Danlanal Kumai, Mayor Laut (P) Mahendra, di Bandara Iskandar. Forkopimda setempat turut hadir dalam penyambutan tersebut.

Dalam tatap muka bersama prajurit dan anggota Jalasenastri, Laksda TNI Sawa menekankan pentingnya semangat juang serta kontribusi positif yang dapat dirasakan masyarakat.

“Bangunlah karya nyata yang memberikan manfaat, bukan sekadar pencitraan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjalankan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. Menurutnya, keberadaan TNI AL harus mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kehadiran kita harus menjawab kebutuhan rakyat dan membantu mengatasi kesulitannya,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kunjungan meliputi peninjauan fasilitas Lanal Kumai, mulai dari sarana prasarana pembangunan, area ketahanan pangan, hingga Pos Binpotmar Kumai. Menutup agenda, Dankodaeral XII berpesan agar seluruh personel menjaga kebersamaan dan keharmonisan dalam keluarga.

“Perkuat keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, bekerja dengan solmy.iditas tim, dan pelihara keharmonisan rumah tangga demi kesejahteraan bersama,” tandasnya. (Red)

Ferry Khaidir Gelar Reses di Desa Halimaung Jaya, Seruyan Hilir: Pembangunan Jalan Trans Unit 3 Jadi Bukti Nyata Aspirasi Warga

AspirasiRakyat.My.Id, Kuala Pembuang– Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ferry Khamy.idir, melaksanakan agenda reses di Desa Halimaung Jaya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Ferry menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terealisasinya pembangunan jalan di kawasan Trans Unit 3.

Dalam sambutannya, Ferry membuka kegiatan dengan salam adat khas Kalimantan Tengah serta permohonan maaf atas keterlambatan hadir karena kendala teknis dari rombongan. Ia menuturkan, kehadirannya kali ini merupakan bagian dari reses untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan hasil pembangunan yang telah terwujud.

“Alhamdulillah, di tahun 2025 ini sudah ada pembangunan jalan di kawasan Trans Unit 3. Ini bentuk rasa syukur kami karena aspirasi masyarakat benar-benar direalisasikan,” ujarnya di hadapan warga RT 3 Desa Halimaung Jaya.

Ferry menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Ia menegaskan pentingnya koordinasi agar pembangunan berjalan efektif dan tmy.idak tumpang tindih kewenangan.

“Di wilayah ini ada ranah desa, kabupaten, dan provinsi. Semua punya peran masing-masing, jadi harus sejalan. Insyaallah, kalau memungkinkan, tahun depan pembangunannya akan kita lanjutkan,” katanya.

Ferry juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur di daerah.

“Sinergitas antara DPRD dan pemerintah provinsi inilah yang membuat pembangunan bisa terwujud. Ini bukti kerja nyata dari aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Selain membahas pembangunan jalan, Ferry juga menyinggung suasana politik pasca-pemilihan kepala daerah di Seruyan. Ia mengajak masyarakat untuk kembali bersatu dan bersama-sama mendukung kepemimpinan bupati yang baru.

“Sekarang bupatinya sudah satu. Pesta demokrasi sudah selesai, saatnya kita bersatu membangun Seruyan agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Menariknya, Ferry mengungkapkan bahwa reses kali ini memiliki konsep berbeda. Jika biasanya reses dilakukan sebelum realisasi program, kali ini justru sebaliknya—pembangunan terealisasi lebih dulu baru dilakukan reses sebagai bentuk rasa syukur.

“Biasanya reses dulu baru usulan disampaikan, tapi kali ini realisasi dulu baru kita reses. Ini jadi momen syukuran dan evaluasi bersama masyarakat,” tutur Ferry.

Di akhir pertemuan, Ferry menegaskan dirinya tmy.idak ingin memberikan janji muluk, namun akan terus berupaya maksimal memperjuangkan kepentingan masyarakat Seruyan.

“Saya tmy.idak berani berjanji, tapi saya pasti berusaha. Mohon doa dan dukungannya agar aspirasi masyarakat bisa terus diperjuangkan,” pungkasnya. (red)

Post Views: 174